Pro

Ini Harapan Masyarakat Indonesia di Pilkada 2017 yang Damai, Aman, Demokratis

Jakarta – Pilkada serentak gelombang kedua sebentar lagi bakal digelar di Indonesia pada tanggal 15 februari 2017 mendatang diikuti 7 Provinsi, 76 Kabupaten, dan 18 Kota. Dan DKI Jakarta adalah salah satu daerah yang turut serta dalam Pilkada serentak untuk Pemilihan Gubernur periode 2017-2022.

Masyarakat Demokrasi Pancasila (MDP) pun berharap adanya perhelatan pesta demokrasi itu, tidak terjadi kemungkinan-kemungkinan yang berindikasi mencuat isu sara dan bisa berjalan dengan daman, aman dan demokratis.

“Perkembangan situasi real saat ini, kami menyerukan kepada masyarakat Indonesia khususnya Jakarta agar Pilkada nanti dapat berlangsung damai, aman, demokratis dan penuh kerukunan antar warga yang mempunyai pililah berbeda nantinya,” ungkap Koordinator MDP Jamaluddin, di Patung Kuda Indosat, Jakarta, Senin (13/6/2016).

Dalam kegiatan itu juga diselingi hiburan kesenian betawi ondel-ondel Calipos dan pembagian takjil buka puasa masyarakat Jakarta.

Selain itu, massa MDP juga membawa spanduk bertuliskan ‘Seruan dan Ajakan: Pilkada damai, aman, demokratis dan berkerukunan’.

Menurut Jamal, pilkada DKI merupakan barometer kelangsungan proses demokratisasi dalam pelaksanaan Pilkada serentak, apalagi situasi politik yang saling menghujat rentan terhadap perpecahan masyarakat. Dalam hal ini, kata dia, menjadi sangat penting ketertiban, kedamaian, dan kerukunan dalam rangka mengembangkan nilai-nilai kehidupan berdemokrasi mengedepankan penggunaan hak kedaulatan dan politik rakyat secara demokratis, transparan dan akuntabel. Serta berasaskan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

“Setiap warga negara nantinya akan terjamin hak pilihnya, dapat digunakan tanpa adanya tekanan dari pihak tertentu agar menghadirkan tenggang rasa dan toleransi atas perbedaan pilihan sehingga berlangsung dengan baik,” bebernya.

Selain itu, Jamal meminta agar Pilkada tidak hanya menjadi ajang pemilihan Kepala daerah saja, namun perlu dikembangkan suatu proses pembelajaran kehidupan berpolitik dan demokrasi yang terwadahi dalam suatu koridor hukum yang benar.

Untuk itu, lanjut Jamal, masyarakat lah yang berperan sebagai salah satu instrumen penting dalam proses demokratisasi akan menjadi penjaga ketertiban dan kerukunan masyarakat. Maka keniscayaan dari elemen penting masyarakat jakarta yang peduli terhadap ketertiban dan kerukunan warga negara indonesia melakukan kompanye atau sosialisasi proses Pilkada Damai, Aman, dan Demokratis sebagai proses menjaga kehidupan berdemokrasi yang baik dan bermartabat.

“Proses kampanye ini dilakukan untuk menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat sebagai subjek proses pilkada yang demokratis dan untuk mengembangan kesadaran politik bagi pemilih yang akan memberikan kesadaran hak-haknya serta peran politik strategis di tengah –tengah mayarakat yang majmuk. Bahwa mereka adalah subyek politik dan bagian dari masyarakat yang pikiran dan tindakannya sangat mempengaruhi perubahan bangsa Indonesia,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top