Pro

Geram dengan Reaksi Komnas Ham Normatif, Aktivis 98 akan Siapkan Gerakan Ganti Komnas Pancasila

Komnas Ham

Jakarta – Kelompok aktivis 98 tergabung dalam Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) kembali mengkritik pernyataan Komisioner Komnas Ham yang hanya menyatakan belasungkawa dan kecaman terhadap anggota Polisi yang menjadi korban kebrutalan suporter The Jakmania.

Ketua Dewan Presidium Jari 98 Willy Prakarsa meminta Komnas Ham harusnya balance langsung segera meresponnya dengan membentuk tim untuk menelusuri aksi kekerasan yang dilakukan oleh suporter Jakmania tersebut.

“Pernyataan Komisioner Komnas Ham cuma sebatas normatif saja dengan ikut berbela sungkawa dan mengecam, tidak ada tindakan apapun dengan membentuk tim. Alangkah baiknya memang dibubarkan saja Komnas Ham diganti dengan Komnas Pancasila,” tegas Willy, Rabu (29/6/2016).

Lebih lanjut, Willy pun akan mengajak seluruh komponen gerakan aktivis lainnya untuk konsolidasi mendukung gerakan bubarkan Komnas Ham yang notabene dinilai sebagai produk asing.

“Kita juga akan ajak aktivis Ham seperti Kontras yang masih kita nilai jauh lebih baik ketimbang Komnas Ham. Kita akan bikin deklarasi Komnas Pancasila usai Hari Raya Idul Fitri,” beber dia.

Lebih jauh, Willy juga menduga tragedi Gelora Bung Karno berlangsung sistematis dan nampak sudah ada rencana sebelumnya. Kata dia, faktanya ada benda tumpul dan air keras yang dipakai buat para suporter untuk melakukan pengeroyokan dan penganiayaan.

“Jika Komnas Ham cuma bergerak jika aparatur penyelenggara negara melakukan kekerasan, dan sebaliknya jika aparat jadi korbannya Komnas Ham tidak mau merespons. Ya apa gunanya Komnas Ham. Apa perlu saya jelaskan apa itu Ham,” tukasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top