Kontra

Amalan Rakyat Kecam Segelintir Pihak yang Tuding Bom Bekasi Alihkan Isu Ahok

Jakarta – Aliansi Mahasiswa Dan Pemuda Untuk Keadilan (Amalan) Rakyat mengapresiasi sikap tegas Polri dibawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang telah berhasil melakukan deteksi dini dalam aksi penemuan Bom dengan hulu ledak tinggi di Bekasi Jawa Barat beberapa hari lalu.

“Penemuan Bom berdaya ledak tinggi oleh aparat Polri menunjukkan kesigapan luar biasa setiap waktu dengan menjaga masyarakat dari berbagai potensi ancaman. Ini patut diapresiasi oleh semua pihak,” tegas aktivis Amalan Rakyat Frans Fredy, hari ini.

Sebelumnya, Mabes Polri melalui Tim Densus 88 berhasil menangkap empat terduga teroris di Bekasi, Sabtu 10 Desember 2016. Rencananya bom dalam panci tersebut akan dioperasikan di Istana Negara. Dari pengembangan polisi, total pelaku yang berhasil diringkus sebanyak 7 orang berikut barang bukti bom siap ledak.

Berbeda dengan di Jakarta, dalam tiga hari terakhir bom telah mengguncang beberapa negara di dunia. Bom Mesir yang menyasar Gereja Katedral Koptik dengan 25 orang tewas, Bom Turki di stadion sepak bola dengan 29 orang tewas dan 166 orang luka. Selanjutnya Bom Nigeria, meledak di pasar dan menewaskan 30 orang serta Bom di pelabuhan Somalia yang menewaskan 29 orang dan 55 terluka.

Lebih lanjut, Frans menegaskan pihaknya mengecam segelintir pihak yang kerap menyinyir upaya Polri dalam menciptakan suasana Indonesia yang aman dan damai dari gangguan kelompok radikal pemecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Bahkan, pihaknya juga mendukung Polri mengusut tuntas pihak yang menuding polri sedang melakukan upaya pengalihan isu terhadap kasus penistaan agama yang sedang menimpa Basuki T Purnama (Ahok).

“Bom di Bekasi jika tidak ditangkal akan mengalami nasib sama seperti negara lain. Ini juga menunjukkn bahwa ancaman-ancamam tersebut sudah bukan rahasia lagi, bukan sekedar isu apalagi terkadang dianggap sebagai pengalihan isu. Ancaman sudah nyata dan kasat mata kok dibilang pengalihan isu. Jadi pantas diperiksa sosok-sosok seperti itu, sudah gak punya data kok main nyablak sebut Polri sedang pengalihan isu,” jelasnya.

Untuk diketahui, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri melayangkan surat kepada anggota Komisi IV DPR RI, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio. Eko diduga dipanggil karena penyataannya di sebuah media yang mengatakan bahwa bom Bekasi merupakan pengalihan isu dari kasus Ahok. Namun, Kapolri tidak menyebutkan identitas orang yang dipanggil untuk mengklarifikasi pernyataan pengalihan isu tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top