Pro

Soal Tamasya Al Maidah, Ketum PBNU: Jangan Sampai Seperti Somalia dan Suriah

Jakarta – Pilkada DKI Jakarta putaran kedua 19 April mendatang mestinya berlangsung damai dan tanpa tekanan. Semua pihak hendaknya tidak melakukan intimidasi dengan pengerahan massa. Salah satunya rencana Tamasya Al-Maidah.‎

Sempat dinyatakan batal, kegiatan Tamasya Al Maidah dikabarkan jadi digelar. Ketua Panitia Tamasya Al Maidah Ustaz Ansufri ID Sambo menyatakan, kegiatan pengerahan warga dari berbagai daerah ini digelar untuk mengawal semua TPS di seluruh DKI Jakarta pada hari pencoblosan.‎

Menanggapi ini, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mengimbau supaya kegiatan Tamasya Al Maidah tidak dilakukan. Kiai Said menegaskan, mobilisasi massa dari berbagai daerah ke Ibu Kota menjaga TPS-TPS berpotensi memperkeruh suasana.

“Dari dulu saya tidak setuju. Menurut saya tidak perlu massa datang ke Jakarta,” ujar Kiai Said di Gedung PBNU, Salemba, Jakarta Pusat.

Kiai Said mengimbau, jika terjadi gesekan, yang rugi seluruh rakyat Indonesia. “Menurut saya tetap tidak usah demonstrasi, tidak usah ramai-ramai datang ke Jakarta. Mari dulukan kepentingan bangsa ini. Jangan sampai Indonesia seperti Somalia, Suriah dan lain-lain,” sebutnya memberi contoh.‎

Lebih jauh, Kiai Said berharap agar tidak ada intimidasi terhadap warga dengan embel-embel agama ketika hendak menggunakan hak pilihnya di TPS. ‎”Kalau senang A, silakan pilih. Yang senang B, silakan pilih. Yang menang si A ataupun si B itu tetap saudara kita,” tegas Kiai Said. ‎

Ditegaskan Kiai kelahiran Cirebon, Jawa Barat ini, aparat sudah memiliki mekanisme untuk mencegah adanya kecurangan. Seperti adanya saksi dari Panwaslu, Bawaslu, serta saksi dari pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta di setiap TPS. ‎
‎‎
“Mari kita percayakan kepada penyelenggara pemilu. Di TPS juga ada Bawaslu, ada KPU, ada berbagai pihak dari saksi-saksi dari tim Ahok dan Anies juga ada,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top