Pro

Jangan Sampai Ada Anggapan Negara Lakukan Pembiaran pada Rizieq Shihab

Jakarta – Status hukum Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kini sudah tidak terdengar lagi, bagaikan lenyap ditelan bumi.

Komite Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) pun mendorong kepolisian untuk tidak melupakan dan membuka kembali berbagai kasus yang dilakukan Rizieq Shihab.

Sehingga, mereka mendukung langkah Kapolri jika memerintahkan Kapolda Metro dan Kapolda Jabar melanjutkan pengusutan kasusnya.

“Kami mendukung langkah tersebut. Karena publik bertanya-tanya, maka kasus Habib Rizieq tidak boleh dipetieskan,” kata Ketua Presidium Kamerad Haris Pertama, Sabtu (22/4).

Dia juga meminta agar semua warga negara harus mematuhi hukum yang berlaku. Selain itu, Kamerad mengakui masyarakat yang pernah melaporkannya itu telah menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada proses hukum.

“Semua warga bangsa harus taat hukum, dan hukum harus berjalan tidak pandang bulu siapa pun,” jelas dia.

Dia berharap Polisi tidak takut dan tak usah gentar untuk meneruskan kasus pentolan FPI yang dikenal cukup kontroversial saat menyampaikan dakwahnya itu. Sebab, Haris mengaku tidak menginginkan adanya perpecahan dan intoleransi serta konflik antar umat beragama.

Dari kasus penghinaan simbol negara dengan menuding adanya simbol palu dan arit dimata uang yang baru, diduga menghina agama Kristen, menghina dasar negara Pancasila yang disebut Pancasila tempatnya dipantat, chat mesum yang membuat risih para orang tua dinegeri ini. Selanjutnya, kasus penghinaan terhadap budaya Sunda, kasus yang mengancam akan membunuh Pendeta-Pendeta Kristen untuk balas dendam insiden Tolikara, penghinaan aparat negara dan profesi Hansip dengan menyebut pangkat Jenderal otak hansip hingga jelang pencoblosan yang baru-baru ini dilaporkan ke Bareskrim.

“Jika negara kita disebut negara hukum maka terapkan pula equality before the law, dimana semua warga negara tanpa pandang bulu perlakuan hukumnya sama. Jangan sampai ada anggapan negara sengaja melakukan pembiaran terhadap Rizieq Shihab. Jangan biarkan juga Rizieq melakukan provokasi terus-terusan dan membuat gaduh negara,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top