Kontra

Biang Kerok di Bolmong Dicomot, Warga Apresiasi Langkah Tegas Kapolres

Bolmong – Warga Tiberias dan warga tetangga Desa Poigar II dan Desa Gogaloman mengapresiasi dengan tindakan tegas yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Resor Bolaang Mongondow (Bolmong) dibawah kepemimpinan AKBP Faisol Wahyudi terhadap kelompok yang sengaja membuat kisruh Abner Patras dkk dengan karyawan PT Malisya Sejahtera.

Pasalnya, Kapolres Bolmong menerjunkan 2 SSK pasukan gabungan Brimob dan Dalmas Polres dibantu Koramil Poigar untuk mendinginkan suasana akibat insiden pertikaian antar sesama warga.

Warga Desa Poigar Ferdi Gampu mengatakan dengan ditangkapnya sejumlah pihak yang dianggap sebagai provokator itu, kini warga diakui sudah merasa nyaman dan aman. Bahkan aktivitas sehari-hari pun dapat dilakukan dengan tenang.

“Kami tentu berharap masyarakat disini bisa hidup rukun. Agar tidak ada lagi rasa takut sebagaimana yang terjadi beberapa bulan belakangan ini,” tutur dia.

Hal senada juga dilontarkan pimpinan PT Malisya Sejahtera David Allolerung ikut menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada korps Bhayangkara. Bagi dia, masalah yang sudah berlarut kini sudah teratasi.

“Dengan begitu pekerja kami bisa melaksanakan aktivitas dengan baik tanpa rasa takut,” tandasnya.

Untuk diketahui, akibat insiden tersebut, Polres Bolmong mengamankan kurang lebih 30 orang yang diduga sebagai pemicu bentrok. Mereka diamankan bersama barang sajam (Sajam) jenis tumbak 5 buah, panah wayer 12 buah, panah ikan 3 buah, ganco 2 buah, pisau 4 buah, dan sajam jenis parang 7 buah.

“Beberapa oknum sudah menjadi target karena sering bikin keributan di lokasi perusahaan. Beberapa kali dilakukan mediasi oleh aparat dan pemerintah desa, tidak digubris,” kata Kasat Reskrim Polres Bolmong, AKP Hanny Lukas.

Peristiwa itu bermula ketika kelompok Abner Patras diduga ingin menguasai secara melawan hukum atas lahan HGU PT Malisya Sejahtera yang telah memiliki sertifikat HGU yang berlaku sampai dengan 2036. Sejak 2016, selama 1 tahun kelompok tersebut menghentikan secara paksa kegiatan PT Malisya Sejahtera yang merupakan Perusahaan yang bergerak dalam usaha budidaya perkebunan kelapa yang telah memiliki ijin yang lengkap dan sah dari Pemerintah Daerah.

Tindakan-tindakan brutal yang diduga dilakukan oleh kelompok Abner Patras dkk dengan cara menyerang karyawan (dengan senjata tajam) PT Malisya Sejahtera yang notabene merupakan masyarakat Desa Tiberias yaitu dengan menyerobot lahan, membangun pondok-pondok, memblokade jalan trans Sulawesi, mencuri kelapa, bahkan melawan aparat dengan senjata tajam.

Dalam aksinya untuk mendapatkan simpati, kelompok Abner Patras dkk yang dimotori oleh beberapa LSM lokal mengedepankan anak-anak dan perempuan serta memancing aparat TNI dan Polri untuk bertindak anarkis, namun hal tersebut tidak terjadi karena aparat selalu mengedepankan langkah-langkah yang persuasif dan profesional.

Terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Abner Patras, karyawan PT Malisya Sejahtera telah melaporkan kepada pihak Kepolisian Resort Bolaang Mongondow dalam beberapa Laporan Polisi antara lain terhadap perkara pidana pencurian kelapa, pengancaman, perusakan, senjata tajam, dll sebagaimana laporan :

1. Tanda bukti lapor No. TBL/61a/V/2016/sek-pgr, tanggal 29 Mei 2016
2. Surat tanda terima laporan polisi / pengaduan No. STTLP/808.a/IX/2016/SULUT/RESBM tanggal 30 september 2016
3. Surat tanda terima laporan polisi / pengaduan No. STTLP/1002.a/XII/2016/SULUT/RESBM tanggal 8 desember 2016
4. Surat tanda terima laporan polisi / pengaduan No. STTLP/190/III/2017/SULUT/RESBM 18 maret 2016
5. Surat tanda terima laporan polisi No. STPL/ 41a/IV/2017/sek-poigar tanggal 21 april 2017
6. Surat tanda laporan polisi no STPL/45a/V/2017/sek-poigar tanggal 2 mei 2017

Seluruh laporan polisi tersebut merupakan tindakan-tindakan pidana murni, sehingga dari serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan perkara-perkara tersebut diatas, pihak Kepolisian Resort Bolmong telah melakukan upaya pemangilan saksi-saksi termasuk Abner Patras sebanyak 2 (dua) kali bahkan untuk pemangilan yang terakhir telah diberikan kesempatan pemeriksaan kepada Abner Patras untuk memberikan keterangan di Polsek Poigar, namun upaya-upaya tersebut tidak ada itikad baik dari Aber Patras bahkan melakukan upaya-upaya provokatif terhadap aparat Kepolisian melalui media seolah-olah Aparat takut menghadapi Abner Patras.

Puncak kekerasan kelompok Abner Patras pada tanggal 2 Mei 2017 pukul 08.00 Wita dilahan HGU PT Malisya Sejahtera Desa Tiberias Kec. Poigar Kab. Bolmong telah terjadi pertikaian antara Kelompok Abner Patras Cs dengan Karyawan PT Malisya Sejahtera.

Adapun kronologis kejadian tersebut adalah sebagai berikut :
1. Pukul 08.15 wita karyawan PT Malisya Sejahtera sebanyak 30 orang melaksanakan panen kelapa di lahan HGU PT Malisya Sejahtera.
2. Pukul 08.20 wita tiba-tiba kelompok Abner Patras cs jumlah 100 orang membunyikan tiang listrik dipimpin Abner Patras melakukan penyerangan terhadap karyawan PT Malisya Sejahtera dengan senjata panah wayer, tombak, samurai dan batu. Karyawan PT Malisya Sejahtera sempat melakukan perlawanan tapi berhasil diusir oleh kelompok Abner Patras.
3. Pukul 08.45 wita aksi lempar batu sudah sampai ke kompleks pasar Desa Poigar II, Aparat Koramil dan Polsek meminta kedua pihak untuk menghentikan aksi lempar batu.

Menyikapi aksi brutal kelompok Abner Patras, Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi bersama anak buahnya langsung melakukan langkah-langkah pengamanan terhadap 30 orang kelompok Abner Patras, selanjutnya dibawa ke kantor Polres Bolmong.

Kepolisian Resort Bolaang Mongondow yang dipimpin langsung Kapolres melakukan penegakan hukum di Desa Tiberias berdasarkan aturan hukum, dan tidak ada prosedur hukum yang dilanggar, tindakan yang dilakukan pada tanggal 2 mei 2017 telah sesuai dengan aturan dan kaedah hukum dalam due proses of law.

Tindakan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian bertujuan agar jangan sampai terjadi korban pertikaian sesama masyarakat yang berpotensi menimbulkan korban jiwa karena tindakan-tindakan kelompok Abner Patras telah meresahkan masyarakat sekitar.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top