Kontra

Rizieq Shihab Kapan Ditangkap Pak Polisi

Jakarta – Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) mendesak Kapolda Metro Jaya dan jajarannya segera menangkap dan menahan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

“Untuk menegakkan supremasi hukum, kami meminta Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan beserta jajarannya segera menangkap dan menahan Rizieq Shihab dalam waktu dekat ini. Jika mangkir lagi maka jemput paksa,” tegas Ketua Presidium Jari 98 Willy Prakarsa, hari ini.

Menurutnya, semua elemen pergerakan yang cinta Pancasila dan NKRI dinilai sudah gerah dengan kelakuan Rizieq Shihab yang pernah masuk dan mendekam di bui Salemba 7 bulan pada tahun 2003 akibat penghasutan itu. Sebab dia tidak ingin semangat cinta tanah air yang digelorakan para ulama nusantara dalam menjaga bangsa Indonesia ini yang bisa berpotensi pada perpecahan.

“Slogan Cinta Tanah Air itu asli fatwa dan Jargon dari KH Hasyim Asy’Ari pendiri NU, jargon Cinta Tanah Air ulama Indonesia. Ini adalah bagian dari iman kepada Allah,” ungkap dia.

Dia juga mengapresiasi langkah pemerintah yang tegas membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang disebut-sebut sebagai ormas anti Pancasila.

“Siapapun nama ormas yang ingin gantikan Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, Pancasila dan NKRI adalah penghianat bagi bangsa dan negara. Mereka yang kerap bikin gaduh juga sebagai musuh bagi rakyat di seluruh Indonesia,” tuturnya.

“Jadi sudah saatnya juga Rizieq Shihab bisa mempertanggung jawabkan sederet persoalan hukum yang membelitnya,” ujar dia.

Willy meminta agar aktivis dan semua elemen gerakan lainnya menyatu, menolak politisi busuk yang akan bertarung pada Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

“Kami tidak ada kaitannya sama sekali dengan Ahok. Ahok kan sudah ditahan, kini giliran biang kerok satunya yang bikin gaduh. Kita tidak ingin Pancasila yang diperjuangkan dengan darah dan keringat para pejuang kini diobok-obok. Bagi mereka harus berhadapan dengan Jari 98. Pancasila dan NKRI sudah final dan harga mati,” ucap dia.

Masih menurut Willy, Hubbul Waton Minal Iman itu bentuk Nasionalis Religius Islam Nusantara. Negara ini Indonesia berdiri dengan semangat Nasional. Dia menjamin tidak ada Kiai NU di Indonesia mengajarkan radikalisme dan membuat bom, bikin gaduh, mengkafir-kafirkan tapi Ulama Nusantara di kampung, di desa, membentuk karakter bangsa.

“Kalau semangat Nasional, keluar dari hati yang beriman, silakan era globalisasi, pasar bebas asia, masuk melalui peradaban media sosial, kita masih punya jati diri, yakin kepribadian bangsa Indonesia era seperti apapun tidak akan hancur. Tidak seperti di timur tengah yang kini hamcur peradabannya, karena tidak punya ukhuwah wathoniyah, Cinta tanah air,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top