Kontra

Basaria Polisi Baik, Ingat Surga Ditelapak Kaki Ibu

Basaria Panjaitan KPKJakarta – Wasekjen Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) Mona Pangabean mengaku punya jagoan sosok pemimpin yang akan menjadi garda terdepan pemberantasan dan pencegahan korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jagoan yang dimaksud itu adalah Irjen Pol Basaria Panjaitan. Mona memuji lolosnya polisi wanita itu sebagai calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid IV.

“Ini adalah sesuatu yang baru jika ada seorang wanita menjadi pimpinan KPK. Dari dulu enggak pernah wanita menjadi pimpinan KPK,” kata Mona, Sabtu (12/12/2015).

Menurut Mona, Basariah memiliki rekam jejaknya adalah polisi yang baik. Dan harus diingat, kata dia, surga di telapak kaki ibu.

“Jadi kita harus hormati wanita. Ingat, surga itu di telapak kaki ibu,” terang dia.

Dikatakan Mona, selain sosok bersih, Basaria juga pernah berjanji akan membawa KPK lebih konsentrasi dalam pencegahan, meski tetap melakukan penangkapan.

“Fungsi penindakan yang tegas, pemberantasan korupsi di Indonesia juga harus melakukan pencegahan korupsi terhadap para pemakan duit rakyat,” tuturnya.

Mona juga mengapresiasi hasil makalah Basaria yang menyebut agar perlunya sinkronisasi antara Kepolisian-Kejaksaan-KPK RI dalam gerakan antikorupsi. Harus menjadi satu kesatuaan yang saling mendukung.

Dijelaskan Mona, sinkronisasi dan harmonisasi itu bisa di mulai dari kerja penyelidikan dan penyidikan antarpenegak hukum, aturan hukum, dan kewenangan serta tugas lembaga masing-masing, hingga pelaksanaan tugas di lapangan antarlembaga. Selama ini, hal itu belum terjadi justru muncul kesan antar lembaga saling bersaing, bahkan saling berebut menangani kasus, terutama dalam kasus korupsi.

“Padahal, kalau mau, misalnya, antara Polri, Kejaksaan, dan KPK saling menginformasikan apabila mereka sedang menangani kasus tertentu. Dengan begitu, kalau satu kasus sudah ditangani KPK, ya Polisi dan Kejaksaan tidak perlu lagi masuk, begitu pula sebaliknya,” tukasnya.

Hal senada juga diutarakan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon yang menyebutkan sebagai lembaga antikorupsi, KPK tetap harus melakukan pencegahan dan penindakan terhadap para koruptor. Selama ini, sambung dia, KPK telah menjalankan tugas dengan baik dengan menindak koruptor-koruptor di Indonesia.

“Saya kira harus pencegahan dan penindakan. Kalau sekarang kan penindakan sudah banyak, tapi ditambah pencegahan dan masukan-masukan,” kata dia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top