Kontra

Mahasiswa akan Sampaikan 3 Tuntutan Soal Mafia Anggaran Oknum Anggota Dewan

suapJakarta – Ratusan mahasiswa tergabung dalam Komite Aksi Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi (KAMERAD) berencana akan menggeruduk kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Gedung DPR RI, Senin (22/2/2016).

Mereka akan menyampaikan tiga tuntutannya yakni pertama mendesak DPP PPP untuk segera memecat salah satu anggota dewan dari PPP Syaifullah Tamliha karena diduga kuat sebagai mafia anggaran dan menerima suap sebesar 5 Miliar dalam proyek di Kementerian PDT.

Menurut Presidium Kamerad Haris Pertama, adanya mafia anggaran di DPR RI ternyata bukanlah hisapan jempol semata. Kata dia, banyak oknum anggota dewan yang memeras pengusaha agar bisa mendapat proyek di kementerian PDT.

“Data menunjukkan semakin jelas banyak mafia anggaran di DPR RI. Seperti Berita Acara Pemeriksaan (BAP) atas tersangka korupsi proyek di Kementerian PDT ada nama politisi PPP, Syaifullah Tamliha yang menjanjikan sebuah proyek,” tegas Haris.

Berikutnya, kata dia, pihaknya juga mendesak lembaga antirasuah untuk segera memeriksa dan menangkap Syaifullah perihal keterlibatannya menjadi mafia anggaran dan menerima suap 5 Milliar dalam proyek di Kementerian PDT. Dalam BAP tersebut bagaimana Syaifullah jelas-jelas meminta komisi Rp 5 miliar kepada tersangka agar bisa memuluskan proyek di PDT.

“Disini kenapa KPK tidak tuntas mengusut korupsi sampai ke akar-akarnya. Pemeras dari anggota dewan tidak ditangkap,” tuturnya.

Dijelaskan Haris sesuai BAP yang ia dapat ketika KPK menahan tersangka berinisal TR, staf PDT langsung menagih uang sebesar Rp 5 miliar kepada Anjas.

“Disebutkan Anjas,uang itu akan dikembalikan oleh Saifullah Tamliha. Bahkan dalam BAP tersebut, staf PDT merasa tertipu oleh Syaifullah Tamliha, karena ternyata tidak ada pembahasan anggaran yang dilakukan oleh Tamliha,” ujar Haris seraya membaca BAP yang ia dapatkan.

Selain itu, lanjut Haris, Kamerad juga meminta agar MKD DPR untuk memanggil dan memecat Syaifullah atas dugaan kuat atas mafia anggaran itu berdasarkan bukti BAP KPK yang didapatnya.

“Kami juga akan melakukan penyebaran data BAP saksi KPK yang menyebutkan bahwa Syaifullah sebagai mafia anggaran kepada seluruh rakyat Indonesia dan semua penegak hukum,” tukasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top