Pro

Mahasiswa Sebar Petisi Dukungan Moral Tolak Ideologi anti Pancasila

IMG-20160227-WA004Jakarta – Ratusan mahasiswa tergabung dalam Gerakan Kebangsaan Mendukung TAP MPRS XXV 1966 (Gerbang Mantap) berunjuk rasa di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (27/2/2016). 

Mereka menolak acara festival belokkiri.fest yang rencana digelar pada 27 Februari sampai dengan 5 Maret 2016 dan menolak paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila

“Selamatkan seluruh elemen bangsa terutama generasi muda dari paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila. Negara harus bertindak tegas dan juga melarang segala bentuk paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila,” tegas Koordinator aksi Furkon.

Adapun elemen yang ikut tergabung dalam Gerbang Mantap adalah Mahasiswa dan Pemuda Peduli Indonesia (MP2I), Barisan Mahasiswa Cinta Tanah Air (BARNAWACITA), Barisan Rakyat Dukung Pancasila (BARADP), dan Suara Rakyat Peduli Bangsa (SURALIBA).

Dijelaskan Furkon, Indonesia sejatinya berideologi Pancasila, maka dari itu sudah sepatutnya seluruh elemen bangsa terkhusus generasi muda tentunya memahami bahwa Pancasila merupakan Ideologi bangsa yang harus dipertahankan. Sejarah mengatakan, perjalanan bangsa ini memang terdapat beberapa kekacauan yang pernah terjadi akibat masuknya paham-paham atau aliran yang bertentangan dengan ideologi bangsa yakni Pancasila. Karena dimana Undang-Undang serta peraturan yang di tetapkan melalui TAP MPRS XXV/1966 menegaskan bahwa setiap kegiatan di Indonesia untuk menyebarkan atau mengembangkan faham atau ajaran Komunisme / Marxisme-Leninisme dalam segala bentuk dan manifestasinya.

“Penggunaan segala macam aparatur serta media bagi penyebaran atau pengembangan faham atau ajaran tersebut dilarang,” terang Furkon.

Disebutkan dia, melalui gerakan moral yang dilakukan hari ini adalah menyikapi festival Belok Kiri.Fest yang mana di dalam jadwal acara tersebut beredar talkshow mengenai “marxisme untuk pemula”.

“Paham marxisme ini tidak di benarkan dalam tap MPRS No.XXV/1966,” tuturnya.

Lebih lanjut, Furkon menyatakan pihaknya mengingatkan kepada seluruh elemen bangsa siapa pun itu wajib taat kepada TAP MPRS XXV/1966 karena TAP MPRS tersebut belum di cabut yang artinya seluruh rakyat indonesia wajib mengamanahkan itu.

“Kita harus menyadari masyarakat bahwa pemahaman seperti itu (Marxisme-Leninisme) adalah pemahaman yang sesat dan salah. Kita sebagai kaum muda harus selalu wajib mengingatkan masyarakat dimana ideologi bangsa adalah Pancasila dan itu harga mati,” ujar salah satu orator aksi.

Dalam aksi itu juga, pihaknya membuat petisi dukungan untuk mendukung gerakan moral ini.

Aspirasi melalui petisi yang dibuat tersebut di terima oleh Perwakilan polda yang di wakili oleh Karo Operasional Kombes Pol Martuani.S. Martuani mengaku mengapresiasi kegiatan yang di inisiasi para mahasiswa. Karena, menurut dia, sejatinya ideologi bangsa Indonesia itu Pancasila. 

“Saya berterima kasih pada kalian kawan-kawan pemuda dan mahasiswa, masih ada yang perhatian pada bangsa kita tentang pemahaman pancasila, dimana ideologi bangsa Indonesia,” sebut kombes Pol Martuani. S 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top