Pro

Ratusan Mahasiswa Sebut Belokkiri.Fest Komunis Gaya Baru

tolak komunismeJakarta – Tiada henti-hentinya ratusan pemuda dan mahasiswa berbagai organisasi menyerukan pembubaran acara festival belokkiri.fest yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (27/2/2016).

Nampak pantauan dilapangan, berbagai kelompok ikut menyuarakan aspirasinya, yang pertama dari puluhan mahasiswa tergabung dalam Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Jakarta Raya.

Mereka menyerukan isi maklumat 6 (enam) tuntutan bersama soal belokkiri.fest diantaranya adalah pertama, bubarkan festival belokkiri.fest, kedua, tegakkan TAP MPR No. 26 Tahun 1966, ketiga, tidak akan membiarkan pihak manapun yang berusaha menghancurkan kesatuan pemuda Indonesia, karena pihaknya sudah memiliki ikrar “Sumpah Pemuda”. Keempat, Kami tidak menerima ideologi yang menghalalkan bentuk kekerasan dalam memperjuangkan cita-citanya, kelima, kembali kepada kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI. Dan terakhir, kembali kepada Pancasila, UUD 1945 yang asli.

Koordinator aksi Adi menyebutkan, Indonesia merupakan negara beragam suku, budaya, agama, bahasa, ras, dan ideologi. Belakangan ini muncul kembali ideologi komunis gaya baru yang menyesuaikan dengan masalah kekinian.

“Komunisme merupakan sebuah ideologi yang senantiasa menyebarluaskan kebohongan untuk mencapai tujuannya, menghalalkan segala cara dan merupakan pelaku berbagai tindakan kekejaman masa lalu. Dan kami minta agar festival belokkiri.fest segera dibubarkan,” terang Adi.

Adi menambahkan saat ini aksi para mahasiswa dengan membentuk aliansi dan melakukan kegiatan-kegiatan yang sarat berbau komunisme ini juga harus diwaspadai dan diawasi. Sebab, kata dia, pergerakan mereka kadang terkesan melawan pemerintah jika dibiarkan akan sangat membahayakan. Seperti festival yang akan diselenggarakan selama Seminggu pada tanggal 27 Februari – 5 Maret 2016 di Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki, Jakarta yang diberi nama “Belok Kiri Fest”.

“Acara ini dipelopori Dirjen Kebudayaan Hilmar Faris dan Menko Kemaritiman Rizal Ramli ini merupakan bentuk komunis gaya baru,” bebernya.

Pihaknya pun mengecam agar jangan lagi diadu domba dan diacak-acak setelah sejarah panjang bangsa dalam acara tersebut yang dimana disponsori oleh pejabat pemerintah itu sendiri.

“Festival ini adalah bentuk perlawanan terhadap negara yang disponsori oleh pejabat negara itu sendiri jika ini tidak dihentikan, maka kawan-kawan akan melakukan gerakan untuk menutup acara tersebut. Negara ini sudah melarang acara ini didukung oleh oknum pejabat pemerintah yaitu Dirjen Kebudayaan dan Menko Kemaritiman. Kami kecam acara Festival belokkiri.fest,” ungkapnya.

Hal senada juga dilontarkan Organisasi berikutnya yakni Aliansi Mahasiswa Jakarta (Aswaja) yang juga menolak pelaksanaan belokkiri.fest.

“Kami menolak belokkiri.fest karena akan mengadu domba anak bangsa. Ideologi kita adalah Pancasila. Kalau ada ideologi komunis dan ideologi yang ingin mengadu domba bangsa maka akan kami lawan,” jelas orator Aswaja Alwan.

Kelompok terakhir yang ikut mengutuk festival belokkiri.fest yakni hampir limapuluhan mahasiswa menamakan dirinya Himpunan Mahasiswa Al Wasliyah (HIMMAH). Mereka juga meminta agar bubarkan acara komunis dan dilarang benih-benih komunis berkembang di Indonesia.

“Kami menolak festival belokkiri.fest. Kami menduga kegiatan ini tetap berlangsung. Kita pun harus masuk ke dalam untuk membuktikan bahwa acara benar dibatalkan,” ucap Aminullah Siagian.

Dalam aksinya, mereka juga membawa beberapa alat peraga berupa bendera dan membentangkan spanduk bertuliskan antara lain “Kami HMI menyerukan kepada Hilmar Farid (Dirjen Kebudayaan RI) dan Rizal Ramli (Menko Kemaritiman) untuk tidak melanjutkan agenda Festival Belok Kiri Fest, Kami komunitas warga Jakarta menolak segala kegiatan PKI di NKRI, PKI musuh umat Islam, NKRI tidak butuh dengan PKI, Komunisme melanggar pasal 107 a, 107b KUHP, PKI pembunuh para ulama, dan Komunisme bertentangan dengan Pancasila”.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top