Kazanah

Firdaus Djaelani Menjawab Stigmatisasi Orang Betawi yang Sering Di Bully

Jakarta – Dukungan terus mengalir kepada figur putra Betawi asli Firdaus Djaelani, yang bakal menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tahun 2017 mendatang. Direktur Eksekutif bidang informasi dan komunikasi Jaring Pemuda Dan Mahasiswa Jakarta (JPMJ), Ali Sodikin salah satunya yang mengaku bangga dengan Bang Daus sapaan akrabnya yang dinilai sosok tepat untuk memimpin Jakarta karena memiliki tingkat pluralisme sangat tinggi.

Ali membeberkan beberapa indikator mengapa dia menilai tepat jika Bang Daus layak sebagai orang nomer satu di Jakarta. Menurut kajian dan pengamatan serta diskusi dengan mencari data yang ada, pertama, Bang Daus merupakan ahli ekonomi dengan karir cemerlang di bidang perbankan. Jabatan terakhir sebagai Komisioner OJK di bidang perbankan. Kedua, dari sisi pendidikan juga tidak kalah.

“Berikutnya, Bang Daus lahir dan asli dari Jakarta merupakan cucu dari tokoh agama Betawi, KH. Syafi’i, dan keponakan KH. Abdullah Syafei serta sepupunya Ustadzah Hj. Tuty Alawiyah,” tegas Ali dalam diskusi publik bertema “Menakar Firdaus Djaelani (Bang Daus) di Pilkada DKI Jakarta 2017”, di Hotel Alia, Jakarta, Jumat, (18/3/2016).

Lebih lanjut, Ali mengemukakan masyarakat Betawi itu sebuah budaya yang tetap kuat dan asimilasi dari semua budaya membuat orang betawi lebih berkarakter terbuka tamah, dan anti diskriminasi. Jakarta adalah ekstra heterogen, semua berkumpul di DKI. Bahkan, kata dia, perwakilan dari luar negeri, semua nyaris tinggal di Jakarta.

“Maka DKI perlu pemimpin orang yang tidak hanya bijak sana tapi bijak sini. Menurut kajian kami, kesimpulannya adalah sangat layak Firdaus memimpin Jakarta,” ungkapnya.

FirdausSementara itu, Sejarahwan Betawi JJ Rizal menilai tokoh asli orang betawi yang ada saat ini masih belum mampu menunjukkan kemampuanya dalam bertarung di kampung sendiri dan ia menilai kehadiran Firdaus bisa memberangus stigmatisasi terhadap orang betawi.

“Bang Daus, sebagai anak Betawi muncul menjawab stigmatisasi terhadap orang Betawi yang digambarkan di televisi dan sosial media, bodoh, terbelakang dan sering di bully. Bang Daus adalah sosok Betawi kosmopolit, anak Betawi dengan pendidikan tinggi, dan inklusif,” ujar JJ. Rizal.

Masih menurut JJ. Rizal, munculnya nama Firdaus Djaelani dengan sosoknya yang terpelajar pada kontestasi Pilkada saat ini sudah tepat.

“Kemunculan Bang Daus bisa menyelamatkan kampung halamannya dari kerusakan yang hanya bisa dilakukan dengan cara-cara politik. Bang Daus bisa menyelamatkan masyarakat Betawi pesisir yang warisan budayanya dirusak oleh reklamasi pantai,” kata JJ. Rizal.

Selain itu, lanjut Rizal, sebagai putra yang lahir dari rahim keluarga ulama besar Betawi, Firdaus Djaelani tampil dengan menawarkan cara berpikir yang berbeda yang berasal dari local wisdom sebagai keturunan ulama.

Di sisi lain, pengamat politik Emrus Sihombing mengatakan, Firdaus Djaelani punya peluang yang sama besar dgn calon yang lain, bahkan dengan calon petahana sekalipun.

“Sekarang semua calon punya peluang sama, termasuk petahana yg maju dari jalur independen. Jalur independen sangat tergantung dengan hasil verifikasi KPU, jadi semua calon punya Peluang yg sama besar,” tukas Emrus.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top