Pro

Jokowi Wajib Pertahankan Menteri Produktif Ignasius Jonan di Kabinet Kerja

Jakarta – Kelompok massa tergabung dalam Serikat Rakyat Cinta Transportasi Indonesia (SRCTI) dan Aliansi Mahasiswa UNJ berunjuk rasa didepan Istana Negara, Jakarta, Sabtu (2/4/2016).

Mereka meminta Presiden Joko Widodo untuk mempertahankan Menteri Kabinet Kerjanya yang dinilai produktif seperti Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan jika terjadi reshuffle kabinet jilid II.

Menurut Koordinator SRCTI Arief Wicaksana, Menteri Jonan sudah menjalankan kinerjanya dengan baik dan sudah berusaha mewujudkan Nawa Cita Jokowi.

“Kami atas nama masyarakat Indonesia, memberikan masukan kepada Presiden Bapak Joko Widodo untuk mempertahankan Menteri Jonan di kabinet kerjanya,” tegas Arief.

Lebih lanjut, Arief mengingatkan pihak yang hendak mencari kesempatan dibalik isu reshuffle dengan mengkambinghitamkan Menteri Jonan. Kata Arief, demi mendahulukan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara
Jonan dinilai telah berhasil menjaga kedaulatan NKRI dengan menjalankan sistem radar dan navigasi terpadu di seluruh Indonesia.

Selain itu, kata Arief, beberapa pertimbangan alasan Jonan agar dipertahankan adalah dilihat dari keberhasilannya saat menjabat Menhub. Diantaranya, pertama adalah membangun sistem manajemen perkeretaapian serta pelayanan dan keamanan transportasi terpadu. Berikutnya, Jonan juga dianggap berhasil membangun bandara-bandara baru, baik besar, maupun kecil dan perintis di daerah-daerah, serta menciptakan kenyamanan pelayanan di bandara-bandara seluruh Indonesia.

“Jonan juga membangun fasilitas Air Traffic Control (ATC) dengan tujuan menjaga kedaulatan wilayah udara NKRI yang bekerja sama dengan TNI AU,” tutur dia.

Arief melanjutkan, keberhasilan Jonan lainnya yakni membangun beberapa pelabuhan di Indonesia yang lebih baik serta membangun beberapa bandara, pelabuhan-pelabuhan, jalur kereta api, dan sarana prasarana bandara lainnya khususnya di daerah tertinggal dan rawan bencana, semuanya bagi kepentingan masyarakat daerah tersebut.

Dalam waktu dekat, sambung Arief, Jokowi dan Jonan pun akan menggelar peresmian infrastruktur di Merauke, Galela, Tobelo (pulau Halmahera), Washior Papua, Wonreli Tepa (Maluku Barat Daya).

“Jonan selalu tegas dan disiplin dalam menjalankan kewajiban tugasnya sebagai abdu negara,” ucap dia.

Dikatakan Arief, Jonan kini sedang memperbaiki dan menyiapkan sistem kerja yang profesional dan kompeten yang telah berjalan dengan sangat baik dan telah mendapatkan penghargaan tinggi dari pemerintah Perancis terkait manajemen perkereta apian.

KERETA API CEPAT

Arief juga menyoroti alasan dan pertimbangan Jonan yang belum menyetujui realisasi Kereta Api Cepat yang dikelola oleh PT. KCIC. Kata dia, ada pertimbangan-pertimbangan bahwa ijin yang belum memenuhi persyaratan peraturan dan undang-undang yang berlaku. Dan, adanya rekomendasi BMKG yang menyebutkan bahwa jalur yang dilalui Kereta Api Cepat tersebut berpotensi rawan gempa dan longsor (KM 80, 92, dan 107, Cipularang, Bandung).

“Dalam hal ini pihak PT. KCIC tidak mengindahkan rekomendasi tersebut dan tidak berkoordinasi dengan BMKG,” ujarnya.

Masih kata Arief, jalur kereta api cepat Jakarta-Bandung yang akan dibebaskan sepanjang 142 km, namun sampai dengan detik ini baru 5 km dari rencana lahan yang dibebaskan tersebut, sedangkan sisanya 137 km tidak dapat dibebaskan oleh PT. KCIC.

“Hal tersebut menunjukkan bahwa mereka tidak bertanggung jawab kepada investor dan pemerintah. Faktanya adalah pembebasan lahan 137 km tersebut mustahil dibebaskan oleh PT. KCIC,” cetusnya.

Arief pun menyimpulkan bahwa Jonan pasang badan untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, dengan lebih mementingkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi, sehingga Jonan belum mengeluarkan ijin tersebut. Komisi V yang membidangi Perhubungan juga mendukung penuh Menteri Ignasius Jonan dalam menegakkan konstitusi dan undang-undang.

“Jonan telah pasang badan untuk Jokowi dalam melaksanakan Nawacita Jokowi secara murni dan bertangggun jawab,” kata dia.

Lebih jauh, Arief kembali menegaskan bahwa Jonan merupakan putra terbaik Indonesia yang harus dipertahankan sebagai Menteri Perhubungan.

“Karena beliau sangat profesional di bidangnya yang membuat transportasi Indonesia semakin nyaman, tertib dan pro rakyat,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top