Kontra

KPK Harus Berani Buka Kotak Pandora Dugaan Korupsi Reklamasi Libatkan Pejabat Nakal

Jakarta – Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) mengancam akan laporkan dugaan praktik korupsi dalam proyek reklamasi Teluk Jakarta yang melibatkan sejumlah pejabat dan pengusaha nakal itu ke Mabes Polri jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak segera mengusutnya.

Koordinator Presidium Kamerad Haris Pertama mensinyalir Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo dan Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Tiur Maeda Hutapea ikut terlibat didalam kasus tersebut.

“Jika KPK diam, kita akan laporkan ini ke Mabes Polri untuk mengambil alih, karena apa yang dilakukan tersebut melanggar Amdal dan Perda Zonasi,” tegas Haris, Sabtu (9/4/2016).

Lebih lanjut, Haris mempertanyakan kajian lingkungan hidup serta analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dalam reklamasi Teluk Jakarta.

“Kenapa saat reklamasi di Pulau Seribu ada pelanggaran hukum? Padahal sudah jelas baik Perda Zonasi belum diketok oleh DPRD. Jangan-jangan memang ada kongkalingkong,” beber dia.

Lebih jauh, Haris menyebutkan penangkapan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi oleh KPK makin membuka dan memperjelas benang merah sejumlah pihak baik eksekutif, legislatif, maupun pengusaha nakal yang berperan didalam kasus izin reklamasi kali ini.

“KPK harus berani membongkar kotak pandora ini. Periksa dan tangkap siapa saja jika terbukti menikmati suap dari perusahaan,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Independen Online Media of Indonesia brings the Latest News & Top Breaking headlines on Politics and Current Affairs in Indonesia & around the World, Sports, Business.

MERDESA ATAU MATI !!.

Copyright © 2017 Konspirasinews.com

To Top